Jumat, 18 November 2011

Loyalitas pelanggan : sebuah kajian konseptual sebagai panduan bagi peneliti. (PERILAKU KONSUMEN)

Nama : Rizky Renanda Aditya
Kelas : 3EA15
NPM : 12209431


Rangkuman
Masa krisis ekonomi di Indonesia yang berawal pertengahan 1997 memberikan gambaran tentang terjadinya perubahan lingkungan yang berdampak pada proses keputusan beli pelanggan.Daya beli konsumen menurun tajam telah mengkondisikan konsumen pada situasi yang lebih terbatas menyangkut pilihan produk yang diinginkannya.Loyalitas pelanggan menekankan pada runtutan pembelian dll.Loyalitas merek adalah : (1) Respon keperilakuan(pembelian),(2) Yang bersifat bias (nonrandom),(3) Terungkap secara terus-menerus,(4) Oleh unit pengambilan keputusan,(5) dengan satu atau beberapa merek alternative dari sejumlah merek sejenis,dan (6) Merupakan fungsi proses psikologis(pengambilan keputusan,evaluative.Menurut definisi tersebut,penelitian tentang loyalitas merek selalu berkaitan dengan prefensi konsumen dan pembelian actual,meskipun bobot relative yang diberikan kedua variable itu dapat berbeda,bergantung pada bidang produk atau merek yang terlibat dan faktor situasional yang ada pada saat pembelian tertentu dilakukan.Loyalitas merek itu merupakan fenomena atitudinal yang berkorelasi dengan perilaku atau merupakan fungsi psikologis.Dengan kerangka analisis yang sama,loyalitas berkembang mengikuti tiga tahap,yaitu kognitif,afektif,dan konatif.Tinjauan ini memperkirakan bahwa konsumen menjadi loyal lebihh dulu pada aspek kognitifnya,kemudian pada aspek afektif,dan akhirnya pada aspek konatif.Dua metode pengukuran yang tidak terlalu rumit yaitu : (1) Skala loyalitas dan (2) Rasio penerimaan/penolakan.Definisi loyalitas memberikan gambaran bahwa sebuah ukuran loyalitas itu harus mengacu pada : Ketertarikan konsumen pada sebuah merek dan Kerentanan konsumen untuk berpindah merek.Pengukuran loyalitas juga dapat dilakukan dengan menggunakan rasio penerimaan/penolakan.Jika konsumen diminta untuk menempatkan sebuah merek kedalam kategori yang betul-betul esklusif,yaitu : (1) Pasti akan menggunakan dan (2) Tidak akan pernah menggunakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar